Ada beberapa cara umum untuk mengklasifikasikan bantalan gelinding.
1. Diklasifikasikan menurut jenis struktur bantalan gelinding
Bantalandibagi menjadi beberapa kategori berikut berdasarkan arah beban atau sudut kontak nominal yang dapat ditahannya:
1) Bantalan radial---- terutama digunakan untuk bantalan gelinding yang menahan beban radial, dengan sudut kontak nominal dari 0 hingga 45 derajat. Berdasarkan sudut kontak nominal, bantalan ini dibagi menjadi: bantalan kontak radial ---- bantalan radial dengan sudut kontak nominal 0 derajat; bantalan kontak sudut radial ---- bantalan radial dengan sudut kontak nominal lebih besar dari 0 hingga 45 derajat.
2)Bantalan dorong---- terutama digunakan untuk bantalan gelinding yang menahan beban aksial, dan sudut kontak nominalnya lebih besar dari 45 hingga 90 derajat. Berdasarkan sudut kontak nominal yang berbeda, bantalan ini dibagi menjadi: bantalan kontak aksial ---- bantalan dorong dengan sudut kontak nominal 90 derajat: bantalan kontak sudut dorong ---- bantalan dorong dengan sudut kontak nominal lebih besar dari 45 derajat tetapi kurang dari 90 derajat.
Berdasarkan jenis elemen gelindingnya, bantalan dibagi menjadi:
1) Bantalan bola---- elemen bergulir sebagai bola:
2) Bantalan rol---- Elemen penggulir adalah rol. Menurut jenis rolnya, bantalan rol dibagi menjadi:
bantalan rol silindris---- elemen penggulir berupa bantalan rol silindris, dan rasio panjang dan diameter rol silindris kurang dari atau sama dengan 3;
Elemen penggulir bantalan rol jarum adalah bantalan rol jarum, dan rasio panjang terhadap diameter rol jarum lebih besar dari 3, tetapi diameternya kurang dari atau sama dengan 5 mm;
Bantalan rol tirus---- elemen gelinding adalah bantalan untuk rol tirus; Bantalan rol bulat—elemen gelinding adalah bantalan untuk rol bulat.
Bantalandibagi menjadi beberapa kategori berikut berdasarkan apakah kategori tersebut dapat disesuaikan selama pengerjaan:
1) Bantalan bulat---- jalur lintasan berbentuk bola, yang dapat beradaptasi dengan penyimpangan sudut dan gerakan sudut antara garis aksial dari kedua jalur lintasan;
2) Bantalan yang tidak sejajar(bantalan kaku) ---- bantalan yang dapat menahan penyimpangan sudut aksial antara jalur lintasan.
Bantalandibagi menjadi kategori-kategori berikut berdasarkan jumlah elemen penggulirnya:
1) Bantalan baris tunggal---- bantalan dengan deretan elemen gelinding;
2)Bantalan baris ganda---- bantalan dengan dua baris elemen gelinding;
3)Bantalan multi-baris---- bantalan dengan lebih dari dua baris elemen gelinding, seperti bantalan tiga baris dan empat baris.
Bantalandibagi menjadi beberapa kategori berikut berdasarkan apakah bagian-bagiannya dapat dipisahkan atau tidak:
1) Bantalan yang dapat dilepas---- bantalan dengan bagian yang dapat dipisahkan;
2) Bantalan yang tidak dapat dipisahkan---- bantalan yang tidak dapat dipisahkan secara sembarangan oleh cincin setelah pencocokan akhir.
Bantalanjuga dapat dibagi menjadi berbagai tipe struktural berdasarkan bentuk strukturnya (seperti ada atau tidaknya alur pengisian, ada atau tidaknya cincin dalam dan luar serta bentuk cincinnya, struktur flensa, dan bahkan ada atau tidaknya sangkar, dll.).
Klasifikasi menurut ukuran bantalan gelinding Bantalan dibagi menjadi beberapa kategori berikut berdasarkan diameter luarnya:
(1) Bantalan miniatur---- bantalan dengan ukuran diameter luar nominal di bawah 26 mm;
(2) Bantalan kecil---- bantalan dengan diameter luar nominal berkisar antara 28 hingga 55 mm;
(3) Bantalan kecil dan sedang---- bantalan dengan diameter luar nominal dalam kisaran 60-115mm;
(4) Bantalan ukuran sedang dan besar---- bantalan dengan ukuran diameter luar nominal antara 120-190 mm
(5) Bantalan besar---- bantalan dengan diameter luar nominal berkisar antara 200 hingga 430 mm;
(6) Bantalan ekstra besar---- bantalan dengan diameter luar nominal mulai dari 440 mm atau lebih
Untuk informasi lebih lanjut mengenai bantalan, silakan hubungi kami:
sales@cwlbearing.com
service@cwlbearing.com
Waktu posting: 12 November 2024




