Penyebab Kegagalan Bantalan Dini
Mulai dari waktu henti yang tidak terencana hingga kegagalan mesin yang dahsyat, biaya kegagalan bantalan prematur bisa sangat tinggi. Memahami penyebab paling umum dari kegagalan bantalan dapat membantu Anda menghindari kerusakan bantalan, mengurangi waktu henti dan biaya bagi bisnis.
Di bawah ini, kita akan membahas 5 penyebab utama kegagalan bantalan sebelum waktunya, serta cara mencegahnya.
1. Kelelahan
Penyebab paling umum dari kegagalan bantalan adalah kelelahan material, dengan 34% dari semua kegagalan bantalan prematur disebabkan oleh kelelahan material. Hal ini bisa jadi karena bantalan tersebut telah mencapai akhir siklus hidup alaminya, tetapi juga dapat disebabkan oleh penggunaan bantalan yang salah untuk aplikasi tersebut.
CARA MENCEGAHNYA
Ada banyak persyaratan yang perlu dipertimbangkan saat memilih bantalan, termasuk beban (berat dan jenis), kecepatan, dan ketidaksejajaran. Tidak ada bantalan yang cocok untuk setiap aplikasi, jadi setiap kasus perlu dipertimbangkan secara individual, dan bantalan yang paling tepat harus dipilih.
2. Masalah Pelumasan
Masalah pelumasan menyumbang sepertiga dari kegagalan bantalan prematur. Hal ini dapat disebabkan oleh pelumasan yang terlalu sedikit, terlalu banyak, atau jenis pelumasan yang salah. Karena bantalan seringkali merupakan komponen yang paling sulit dijangkau dalam suatu aplikasi, interval pelumasan ulang yang dibutuhkan seringkali tidak terpenuhi, menyebabkan bantalan gagal sebelum waktunya.
CARA MENCEGAHNYA
Ada dua solusi untuk masalah ini. Bantalan bebas perawatan seperti bantalan tertutup (sealed bearing) atau bantalan pelumas otomatis (self-lube bearing) dapat digunakan..
3. Pemasangan yang Salah
Sekitar 16% dari semua kegagalan bantalan prematur disebabkan oleh pemasangan yang salah. Ada tiga jenis pemasangan: mekanis, panas, dan oli. Jika bantalan tidak dipasang dengan benar, bantalan dapat rusak selama atau sebagai akibat dari proses pemasangan, dan karenanya mengalami kegagalan prematur.
CARA MENCEGAHNYA
Penggunaan penangas minyak atau api terbuka tidak disarankan, karena menyebabkan kontaminasi, dan sangat sulit untuk memastikan suhu yang konsisten, yang dapat menyebabkan kerusakan bantalan.
Pemasangan mekanis sering digunakan, dan jika dilakukan dengan benar, dapat menjadi cara yang aman untuk memasang bantalan.
Panas adalah metode yang sangat efektif untuk memasang bantalan, tetapi suhu operasi maksimum bantalan harus diperhatikan, untuk memastikan bantalan tidak terlalu panas. Salah satu cara teraman untuk melakukan ini adalah dengan menggunakan pemanas bantalan. Ini akan memastikan bahwa bantalan dipanaskan hingga suhu optimal, tanpa terlalu panas dan menyebabkan kerusakan pada bantalan.
4. Penanganan yang Tidak Tepat
Penyimpanan dan penanganan yang tidak tepat membuat bantalan terpapar kontaminan seperti kelembapan dan debu. Penanganan yang tidak tepat juga dapat menyebabkan kerusakan pada bantalan, seperti goresan dan penyok. Hal ini dapat membuat bantalan tidak dapat digunakan, atau menyebabkan bantalan rusak sebelum waktunya.
CARA MENCEGAHNYA
Selalu ikuti petunjuk penyimpanan dari pabrikan, dan pastikan bantalan hanya ditangani bila perlu agar bantalan Anda memiliki peluang terbaik untuk mencapai masa pakai yang diharapkan.
5. Kontaminasi
Kontaminasi dapat terjadi akibat penyimpanan atau penanganan yang tidak tepat, tetapi juga dapat disebabkan oleh perlindungan yang tidak memadai. Hal ini bisa disebabkan oleh penggunaan segel yang salah untuk aplikasi atau rentang suhu, atau karena ketidaksejajaran. Segel hanya mampu menahan ketidaksejajaran hingga 0,5°. Jika segel tidak terpasang dengan tepat, hal ini dapat menyebabkan kontaminan masuk ke dalam bantalan, sehingga mengurangi masa pakai.
CARA MENCEGAHNYA
Pastikan Anda menggunakan segel, pelindung, atau gemuk yang tepat untuk bantalan Anda, serta untuk kondisi yang sesuai. Jika Anda memanaskan bantalan untuk pemasangan, pertimbangkan bagaimana hal ini dapat memengaruhi segel. Pertimbangkan juga bagaimana ketidaksejajaran dan bagaimana hal ini dapat memengaruhi perlindungan yang digunakan. Bahkan bantalan yang paling sesuai untuk aplikasi tersebut akan gagal jika segelnya tidak tepat.
Jika salah satu dari faktor-faktor ini lemah, masa pakai bantalan dapat terganggu. Untuk mencapai masa pakai bantalan maksimum, kita perlu memastikan bahwa semua faktor ini dipertimbangkan, dan bahwa bantalan, pelumasan, teknik pemasangan, praktik penyimpanan dan penanganan, serta segel yang paling sesuai dipilih untuk kebutuhan aplikasi masing-masing.
Waktu posting: 14 November 2023




