spanduk halaman

berita

Mari kita pahami arahnya.

Sebagai komponen yang sangat penting dan tak terpisahkan dalam produk mekanik, bantalan memainkan peran penting dalam menopang poros yang berputar. Sesuai dengan sifat gesekan yang berbeda pada bantalan,bantalanBantalan gesek terbagi menjadi bantalan gesek gelinding (disebut sebagai bantalan gelinding) dan bantalan gesek geser (disebut sebagai bantalan geser). Kedua jenis bantalan ini memiliki karakteristik struktur yang berbeda, dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dalam kinerja.

Perbandingan bergulir danbantalan polos

1. Perbandingan struktur dan mode pergerakan

Perbedaan paling mencolok antara bantalan gelinding dan bantalan polos adalah ada atau tidaknya elemen gelinding.

Bantalan gelinding memiliki elemen gelinding (bola, rol silinder, rol tirus, rol jarum) yang mengandalkan putarannya untuk menopang poros yang berputar, sehingga bagian kontak adalah sebuah titik, dan semakin banyak elemen gelinding, semakin banyak titik kontak.

Bantalan polos tidak memiliki elemen penggulir dan mengandalkan permukaan yang halus untuk menopang poros yang berputar, sehingga bagian yang bersentuhan adalah permukaan.

Perbedaan struktur keduanya menentukan bahwa mode pergerakan bantalan gelinding adalah menggelinding, dan mode pergerakan bantalan geser adalah meluncur, sehingga kondisi gesekannya sangat berbeda.

 

2. Perbandingan daya tampung

Secara umum, karena area kontak yang besar pada bantalan geser, kapasitas bebannya umumnya lebih tinggi daripada bantalan gelinding, dan kemampuan bantalan gelinding untuk menahan beban benturan tidak tinggi, tetapi bantalan yang sepenuhnya dilumasi cairan dapat menahan beban benturan yang besar karena peran peredaman dan penyerapan getaran akibat lapisan oli pelumas. Ketika kecepatan putaran tinggi, gaya sentrifugal elemen gelinding pada bantalan gelinding meningkat, dan kapasitas bebannya berkurang (cenderung terjadi kebisingan pada kecepatan tinggi). Dalam kasus bantalan polos dinamis, kapasitas bebannya meningkat seiring dengan peningkatan kecepatan.

3. Perbandingan koefisien gesekan dan hambatan gesekan awal

Dalam kondisi kerja normal, koefisien gesekan bantalan gelinding lebih rendah daripada bantalan polos, dan nilainya lebih stabil. Pelumasan bantalan geser mudah dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kecepatan dan getaran, dan koefisien gesekannya sangat bervariasi.

Pada saat mulai beroperasi, hambatan gesekan lebih besar daripada bantalan gelinding karena bantalan geser belum membentuk lapisan oli yang stabil, tetapi hambatan gesekan awal dan koefisien gesekan kerja bantalan geser hidrostatik sangat kecil.

 

4. Perbandingan kecepatan kerja yang berlaku

Karena keterbatasan gaya sentrifugal elemen gelinding dan kenaikan suhu bantalan, kecepatan bantalan gelinding tidak dapat terlalu tinggi, dan umumnya cocok untuk kondisi kerja kecepatan menengah dan rendah. Bantalan pelumasan cair tidak sempurna, karena pemanasan dan keausan bantalan, kecepatan kerjanya tidak boleh terlalu tinggi. Kinerja kecepatan tinggi bantalan pelumasan cair penuh sangat baik, terutama ketika bantalan polos hidrostatis dilumasi dengan udara, dan kecepatan putarannya dapat mencapai 100.000 r/min.

 

5. Perbandingan kehilangan daya

Karena koefisien gesekan bantalan gelinding yang kecil, kehilangan daya umumnya tidak besar, yaitu lebih rendah daripada bantalan pelumasan cair tidak sempurna, tetapi akan meningkat secara dramatis ketika dilumasi dan dipasang dengan benar. Kehilangan daya gesekan bantalan pelumasan cair sempurna rendah, tetapi untuk bantalan polos hidrostatis, total kehilangan daya mungkin lebih tinggi daripada bantalan polos hidrostatis karena kehilangan daya pompa oli.

 

6. Perbandingan masa pakai

Karena pengaruh pengikisan material dan kelelahan, bantalan gelinding umumnya dirancang untuk masa pakai 5~10 tahun, atau diganti selama perbaikan. Bantalan pelumas cair tidak sempurna mengalami keausan parah dan perlu diganti secara berkala. Masa pakai bantalan pelumas cair sempurna secara teoritis tidak terbatas, tetapi dalam praktiknya kegagalan kelelahan material bantalan dapat terjadi karena siklus tegangan, terutama untuk bantalan polos dinamis.

 

7. Perbandingan akurasi rotasi

Bantalan gelinding umumnya memiliki akurasi putaran yang tinggi karena celah radial yang kecil. Bantalan yang dilumasi cairan secara tidak sempurna berada dalam kondisi pelumasan batas atau pelumasan campuran, dan pengoperasiannya tidak stabil, keausannya serius, dan akurasinya rendah. Karena adanya lapisan oli, bantalan yang dilumasi cairan sepenuhnya meredam dan menyerap getaran dengan akurasi tinggi. Bantalan polos hidrostatis memiliki akurasi putaran yang lebih tinggi.

 

8. Perbandingan aspek lainnya

Bantalan gelinding menggunakan oli, gemuk, atau pelumas padat, jumlahnya sangat sedikit, jumlahnya besar pada kecepatan tinggi, kebersihan oli harus tinggi, sehingga perlu disegel, tetapi bantalan mudah diganti, dan umumnya tidak perlu memperbaiki poros. Untuk bantalan polos, selain bantalan pelumasan cair yang tidak sempurna, pelumas umumnya berupa cairan atau gas, jumlahnya sangat besar, persyaratan kebersihan oli juga sangat tinggi, bantalan perlu sering diganti, dan terkadang poros perlu diperbaiki.

 

Pemilihan bantalan gelinding danbantalan polos

Karena kondisi kerja aktual yang kompleks dan beragam, tidak ada standar terpadu untuk pemilihan bantalan gelinding dan bantalan geser. Karena koefisien gesekan yang kecil, hambatan awal yang kecil, sensitivitas, efisiensi tinggi, dan standarisasi, bantalan gelinding memiliki kemampuan pertukaran dan fleksibilitas yang sangat baik, serta mudah digunakan, dilumasi, dan dirawat, dan umumnya diprioritaskan dalam pemilihan, sehingga banyak digunakan pada mesin umum. Bantalan polos memiliki beberapa keunggulan unik tersendiri, dan umumnya digunakan pada beberapa kesempatan di mana bantalan gelinding tidak memungkinkan, tidak nyaman, atau tidak memiliki keunggulan dalam menggunakan bantalan gelinding.


Waktu posting: 10 Desember 2024